
Bukti Kasih Sayang Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kepada Umatnya
Assalamualikum Sobat
Betapa Sayangnya Rasulullah kepada kita, hingga beliau tidak sanggup umatnya mendapat azab, oleh karena itu, di setiap kesempatan berdoa, Beliau selalu senantiasa memohon kepada Allah agar menghindarkan azab dari umatnya. Pernahkah terpikirkan bagaimana perjuangan Rasulullah berdakwah dan bertahan dari berbagai ujian berat menghampirinya, dengan kesempurnaan akhlah yang dimiliki, beliau masih memikirkan umatnya agar bisa masuk bersama-sama ke surganya Allah. Sudah banyak pengorbanan air mata, keringat , darah bahkan nyawa yang dipertaruhkan Rasulullah untuk umatnya. Hingga di akhir hayatnya beliau masih ingin memberikan syafaatnya. Bagaimana dengan kita yang masih santai dengan dunia yang hanya sementara ini. Sudahkah kita bershalawat setiap hari, sepanjang waktu kita ?

Allah subhanahu wata’ala berfirman dalam QS Ali Imran ayat 31,
قُلْ اِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّوْنَ اللّٰهَ فَاتَّبِعُوْنِيْ يُحْبِبْكُمُ اللّٰهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ ۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Artinya : Katakanlah (Nabi Muhammad), “Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Ali Imran : 31).
Merindukan Umatnya
Hadits Riwayat Muslim, Nabi Muhammad secara tak terduga berujar kepada Abu Bakar: “hai Abu Bakar, kok aku begitu merindu untuk bisa bertemu dengan saudara-saudaraku” Abu Bakar menjawab: “apa maksudmu ya Rasulullah, bukankah kami ini semua saudara-saudaramu?”
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda: “Kamu semua adalah para sahabatku, bukan saudaraku. Saudaraku adalah yang belum pernah melihatku apalagi menemaniku dan bersamaku, tetapi mereka beriman kepadaku”.
Para sahabat pada bertanya bagaimana Nabi tahu kalau di antara yang mengantri ke syurga adalah umatnya. Jawab Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam : “Ya karena sebenarnya umatku pada hari Qiyamat nanti akan datang dengan wajah dan ujung tangan serta kakinya bersinar sebagai bekas berwudhu semasa hidupnya”. Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam melanjutkan: “ada yang bersinar berseri-seri wajahnya dengan bajunya dan disiapkan mimbar untuk mereka”. Lalu para sahabat ingin tahu siapa mereka? Jawab Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam :“mereka adalah yang mampu saling mencinta sesama karena Allah”.
Menangis untuk Umatnya
Dalam riwayat Imam Muslim, diriwayatkan oleh sahabat Abdullah bin Amr bin al-Ash, “Nabi pernah menangis di hadapannya ketika membaca ayat Allah, “Sesungguhnya, berhala-berhala tersebut banyak menyesatkan manusia. Dan siapa yang mengikutiku, mereka adalah golonganku” (QS Ibrahim: 36). Dan beliau pun menangis kembali ketika membaca ayat Allah yang lain, “Jika engkau mengazab mereka, sesungguhnya mereka adalah hamba-Mu. Dan jika Engkau mengampuni mereka, sesungguhnya memang Engkau Maha Pengampun lagi Maha Bijaksana.” (QS Al-Maidah: 118). Kemudian Nabi mengangkat tangan sambil menangis dan mengatakan, ‘Ya Allah, umatku… umatku….’ Akhirnya Allah mengutus Jibril untuk menemui Nabi ﷺ tentang apa yang membuatnya menangis dan Jibril pun tahu apa sebabnya itu. Dan Allah berfirman, ‘Wahai Jibril, pergilah menemui Muhammad dan katakan kepadanya bahawa kami akan membuatnya redha dengan apa yang kami takdirkan untuk umatnya dan kami tidak akan menzalimimu.’” (HR Muslim)
Memohon Keselamatan umatnya
Dalam sebuah riwayat yang masyhur diceritakan bahawa setiap malam dalam solatnya, Nabi ﷺ tidak berhenti meminta kepada Allah untuk memberikan keampunan dan pembebasan azab untuk umatnya.
Beliau (Abu Dzar) mengatakan, “Aku mendengar Nabi ﷺ satu malam dalam solatnya, beliau membaca dan mengulangi firman Allah dalam setiap rukuk dan sujudnya, ‘Jika engkau mengazab mereka, sesungguhnya mereka adalah hamba-Mu. Dan jika Engkau mengampuni mereka, sesungguhnya memang Engkau Maha Pengampun lagi Maha Bijaksana.’ (QS al-Maidah: 118). Abu Dzar kemudian bertanya, ‘Wahai Rasulullah, sejak malam tadi engkau mengulangi ayat itu dalam setiap rukuk dan sujudmu hingga waktu subuh menjelang. Apa masalahnya?’ Nabi ﷺ menjawab, ‘Aku memohon syafaat kepada Allah untuk umatku. Dan itu dikabulkan oleh-Nya bagi mereka yang tidak menyekutukan-Nya.’” (HR Ibn Abi Syaibah & Ahmad)
Berdoa untuk umatnya di setiap Sholat
Terdapat satu kisah menarik yang tercatat dalam banyak kitab hadis, diriwayatkan bahawa Nabi ﷺ sedang berbincang santai di rumahnya bersama Sayyidah Aisyah.

Beliau (Aisyah) mengatakan, “Ketika aku memandang wajah Nabi, terasa ketenangan dalam diri, lalu aku katakan kepada beliau, ‘Wahai Rasulullah, berdoalah kepada Allah untukku.’ Kemudian Nabi pun berdoa kepada Allah, ‘Ya Allah, ampunilah Aisyah, segala dosanya yang lalu dan yang akan datang. Dosanya yang terlihat dan yang tersembunyi.’ Mendengar doa Nabi itu, Aisyah kemudian tersenyum lebar dan tertawa. Beliau sangat gembira sehingga dia menjatuhkan kepalanya ke pangkuan Nabi. Kemudian beliau mengatakan, ‘Apakah kamu senang dengan doaku tadi?’ Sayyidah Aisyah menjawab, ‘Bagaimana mungkin aku tidak gembira dengan doamu, Ya Rasulullah?’ Rasulullah kemudian berkata lagi, ‘Demi Allah, itulah doaku untuk umatku setiap solat.’ (HR Ibn Hibban)
Rasulullah sangat mengambil berat terhadap umatnya. Padahal setiap hari beliau berdakwah menyampaikan syariat agar umat terhindar dari perbuatan zalim, dosa, bahkan kesyirikan. Namun, walaupun masih ada umatnya yang menolak dakwah dan akhirnya jatuh ke dalam kemaksiatan, Rasulullah tetap mendoakannya.
Memberi Syafaat di hari kiamat
Pada hari KIamat kelak, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam juga berdiri tegak menunggui umatnya seraya memohonkan ke hadirat Allah SWT untuk mengampuni dosa dan salah dari umatnya dan menunggui sampai yang terakhir masuk syurga. Itu adalah tanda syafa’at Nabi yang dikabarkan akan diberikan kepada kita semua. Nabi Muhammad tidak akan pernah meninggalkan umatnya.
Terima Kasih atas perhatian Sobat untuk terus bersama Pasyari dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari termasuk alat tulis sekolah dan kantor. Artikel kali ini semoga bisa membantu sahabat untuk mengetahui produk rekomendasi terbaik untuk digunakan. Oiya produk Pasyari akan ada pembaharuan selain alat tulis ya Sobat. Jadi stay tune terus di Sosial media kita. Linknya tertera di bawah ini.
Boleh memberikan kritik dan saran di kolom komentar blog ini atau bisa melalui sosial media kita ya Sobat. Ulasan dan usulan dari kamu akan menjadi perbaikan kami untuk kedepannya.
Wassalamualaikum…
Yuk Sobat pilih kebutuhan belanjamu di toko Pasyari .😉
Semoga kedepan Pasyari bisa menjadi kepercayaan Sobat dalam berbelanja kebutuhan ya. Tunggu update produk terbaru dari kami.
Selamat Berbelanja 😍
Save Nomor WhatsApp dan Bergabung dengan Telegram kami untuk informasi promo menarik 😊
Telegram : http://bit.ly/promo_pasyari
Akses Marketplace :
Shopee : https://bit.ly/pasyar_i
Tokopedia : http://bit.ly/Tokopedia_Pasyari
Bukalapak : https://bit.ly/BukalapakPasyari
Order Via WhatsApp :
WhatsApp : https://wa.me/6281358800900
Ikuti dan follow akun media sosial kami ya Sobat 😊
Facebook : https://facebook.com/pasyari21
Instagram : http://bit.ly/instagram_pasyar_i
Youtube : https://bit.ly/Pasyari_YT


